Yuk Kenali Perbedaan Cinta Dan Nafsu


Saat 2 orang dalam keadaan jatuh cinta semua akan buta dengan cintanya. Bahkan yang salah pun bisa jadi benar, bukan kah memang seperti itu. Bahkan untuk urusan Cinta dan Nafsu pun kadang sangat sulit untuk di bedakan. Apakah si dia itu benar benar cinta atau kah hanya nafsu semata.
Nah kali ini kita akan membahas tentang perbedaan antara "CINTA" dan "NAFSU" yuk kita lihat

1. Cinta itu membahagiakan, Nafsu itu Membahayakan


Cinta yang sebenarnya selalu menunjukan jalan atau arah menuju kebahagiaan untuk orang orang yang menjalaninya. Mereka yang sudah menemui dan memahami makna cinta sejati dalam dirinya akan berada pada keadaan yang membahagiakan.
Sebaliknya orang orang yang tertipu dengan nafsu dan menganggap nafsu adalah cinta akan berada dalam situasi yang membahayakan. Cinta di landaskan nafsu bias saja setan menggoda kita agar terjerumus ke dalam keburukan dan dosa.
Seseorang yang mencintai pasangannya dengan sebenar benar cinta akan menjadikan hubungannya menuju kebahagiaan sejati dengan caa menjaga dan menyayangi pasangannya.
Tanpa merusak dan menyakiti, serta membawaanya jauh dari kemaksiatan. Sebaliknya, orang orang yang menjalin hubungan dengan landasan nafsu, mereka akan membawa hubungannya ke arah kebahagiaan yang palsu dan hanya berorientasi pada fisikal dalam hal ini adalah seks.

2. Cinta buat kita bahagia, Nafsu buat kita kecewa


Saat seseorang berada dalam sebuah hubungan akan selalu ada 2 hal yang tidak dapat di pisahkan yaitu cinta dan nafsu.
Kalau orang itu sudah mengetahui dan memahami apa itu cinta maka dia akan segera menghilangkan nafsu yang tumbuh di dalam hubungannya
Orang yang menjalani hubungannya berlandaskan cinta hubungan tersebut akan menghasilkan kebahagiaan
Namun lain hal dengan mereka yang tertipu dengan nafsunya sebagai cinta. Mereka membiarkan nafsu tersebut ada dan nafsu tersebut akan berujung pada kandasnya hubungan tersebut yang mereka rasakan hanyalah sebuah kekecewaan.

3. Cinta selalu ingin memberi, Nafsu hanya ingin di beri


Ketika seseeorang menjalin hubungan atas dasar cinta maka hal pertama yang dilakukannya adalah memberikan yang terbaik kepada pasangannya.
Jika kita dan pasangan sama sama ingin memberi (kita ingin memberi kepada pasangan dan pasangan ingin memberi kepada kita) secara otomatis kedua duanya akan menerima dan juga akan menghasilkan hubungan yang langgeng karna dari situ kita akan merasakan saling berbagi & memahami
Namun jika kita dan pasangan inginnya hanya di beri saja tapi tidak ingin memberi pada akhirnya yang terjadi hanyalah sebuah keegoisan semata. Kita menjadi orang yang arogan dan hubungan tersebut pun hanya akan berakhir dengan mengecewakan.

4. Cinta ingin menyayangi, Nafsu ingin merusakkan


Bagaimana cara kita memperlakukan pasangan kita ? bagaimana kita melihat pasangan kita ?
Ini adalah cara termudah untuk membedakan mana cinta dan mana nafsu. Cara seseorang dalam menjalani hubungan akan sangat menentukan bagaimana cara orang tersebut memperlakukan pasangannya.
Orang yang menjalani hubungan dengan landasan cinta akan senatiasa memperlakukan pasangannya dengan cara yang baik. Menjaga, menyayangi, memperhatikan dan selalu memberikan yang terbaik. Mereka mempunyai cita cita untuk ke arah berkhitbah (lamaran) dan seterusnya mempercepatkan pernikahan.
Sebaliknya orang orang yang menjalani hubungan karena nafsu semata cenderung memperlakukan pasangan ke arah bentuk fisikal dan hawa nafsu. Setiap kali bertemu inginnya hanya melampiaskan nafsu saja seperti berciuman dan lebih parah lagi sampai ke arah hubungan seks di luar nikah.
Dia hanya melampiaskan hawa nafsunya saja dan jelas dalam hal ini tidak ada niatan untuk melangkah ke arah pernikahan. Setiap di tanya “kapan kamu nikahi aku ?” dia hanya akan menghindar karna memang cintanya hanya sebatas nafsu.

5. Cinta yang terbaik, Nafsu yang terbalik


Cinta selalu berusaha untuk menjadikan yang terbaik, berusaha memberikan yang terbaik untuk pasangan. Bagaimana dengan nafsu ? sebaliknya, nafsu selalu ingin di beri dan cenderung memperlakukan pasangan ke arah yang menyesatkan dan perbuatan dosa.

Jadi bagaimana dengan pasangan mu apakah dia memang mencintai kamu dengan cintanya atau kah hanya nafsu semata. 
Jika memang benar dia sangat mencintaimu alangkah baiknya jika hubungan kalian di arahkan kea arah yang lebih serius yaitu pernikahan. 
Jangan sampai kamu hanya di manfaatkan untuk melampiaskan hawa nafsunya saja ya :)